ALQUR’AN

Posted in
Tidak ada komentar:
04 September 2014

Tidaklah dapat disangkal bahwa Islam sebagai agama Alloh yang haq yang diturunkan di Mekah dan Madinah berpedoman pada Alqur’an dan Hadis.
Sedangkan IJMAK,QIYAS,ASAL, dan AKAL termasuk didalam ALQUR’AN dan HADIS. Tujuan aslinya Islam MASUK SURGA SELAMAT DARI NERAKA. Islam bersifat KEAKHIRATAN dan membawa KERUKUNAN diantara sesama pemeluknya. Bahwa Islam menurut aslinya berpedoman pada Alqur’an dan Hadis adalah jelas,berdasarkan dalil-dalil haq dari Alquran dan Hadis :
1.Firman Alloh dalam Al jumuah:2
“Huwal ladhi ba-asa fil-ummiyyina rosulan minhum yatlu alaihim ayatihi wayuzakkihim wayuallimuhumul kitaba walkhikmata wain kanu minkoblu lafi dolalimmubin”
Artinya:
“Ia(Alloh) lah yang mengutus ditengah-tengah kaum ummi(tidak pandai baca tulis:bangsa arab) seorang Rosul dari kalangan mereka yang membacakan ayat-ayat Alloh pada mereka,mensucikan mereka dan mengajarkan kepada mereka kitab (Alquran) dan Hikmah(Hadis nabi). Sesungguhnya sebelum Alquran dan Hadis mereka berada didalam kesesatan yang jelas”
2. Sabda Rosululloh SAW dalam Muwatok Imam Malik:
“Taroktu fikum amroini lan tadillu matamassaktum bihima kitabillahi wasunnati nabiyyih”
Artinya:
“Aku tinggalkan ditengah-tengah kalian dua perkara yang kalian TIDAK AKAN TERSESAT selama Kalian berpegang teguh dengan dua perkara tersebut,yaitu Kitab Alloh(Alquran) dan Sunnah Nabi(Hadis)”
3.Sabda Rosululloh SAW dalam sunan Abu Dawud:
“Ala inni utitul kitaba wamislahu ma-ah”
Artinya:
“Ketahuilah ,sesungguhnya aku(Nabi) telah diberi Kitab(Alquran) dan yang sepadan dengan kitab itu besertanya(Hadis)”
4.Firman Alloh dalam Al-an am:153
“Wa anna hadha siroti mustaqima fattabiuhu”
Artinya:
“Sesungguhnya ini (Alquran) adalah jalanKu yang lurus.maka mengikutilah kalian”
5.Alloh berfirman dalam An nakhl:89
“Dan Kami Alloh menurunkan kepada engkau (Muhammad) kitab yang menerangkan,memberi petunjuk,memberi rohmad dan memberi kabar gembira bagi setiap muslim”
5.Firman Alloh dalam Albaqoroh :2
“Dhalikal kitabu laroiba fihi hudallil muttaqin”
Artinya:
“Demikian itu kitab Alquran tidak diragukan lagi(kebenarannya),sebagai petunjuk bagi orang yang taqwa”
6.Firman Alloh dalam Al an-am:126
“Wahadha sirotu robbika mustaqima.qod’ fassolnal-ayati liqoumiyyadh dhakkarun”
Artinya:
“Dan ini Alquran adalah jalan Tuhanmu yang lurus.sungguh telah menerangkan kami Alloh dengan ayat-ayat(Alquran) bagi kaum yang ingat( pada Alloh)”
7.Firman Alloh dalam Annisa’ :13
“Wamayyuti-illaha warosulahu yud’khilhu jannatin”
Artinya:
“Barang siapa yang mentaati Alloh(dengan menetapi/berpedoman Alquran) dan Rosul Nya(dengan menetapi Hadis Nya) maka Alloh akan memasukkan Orang itu ke Surga”
Jadi jelaslah bahwa kalau kita mengaku orang Islam,maka kita harus siap dan bersedia mengerjakan apa apa yang diperintahkan oleh Alloh dan Rosul Nya ,dan harus siap dan bersedia meninggalkan segala sesuatu yang dilarang oleh Alloh dan Rosul Nya. Bagaimana cara kita mengetahui peraturan-peraturan yang berisi perintah dan larangan Alloh dan Rosul,sedangkan kita tidak bisa melihat Atau berkomunikasi dengan Alloh, dan Rosul sudah wafat beratus ratus tahun yang lalu??? Jawabannya jelas ,dari dalil-dalil diatas tadi kita tidak akan tersesat selagi berpegang pada kitabnya Alloh,yaitu Alquran dan sunnahnya Rosul ,yaitu Hadis. Jadi kesimpulannya :kita mau tidak mau harus mempunyai kitab Alquran dan Hadis,lalu mempelajari isinya,kemudian mengamalkan isinya dalam kehidupan sehari-hari. Lalu pertanyaannya,sudahkah selama ini kita memiliki Alquran dan Hadis?? Pertanyaan ke dua: Sudahkah kita selama ini mempelajari isi Alquran dan Hadis??? Pertanyaan ke tiga: Sudahkah kita mengamalkan semua isi Alquran dan Hadis dalam praktek kehidupan kita sehari-hari? Bila jawaban atas ketiga pertanyaan diatas adalah :YA Maka sewaktu-waktu kita mati,kita wajib MASUK SURGA. Sebaliknya, kalau jawaban atas ke tiga pertanyaan diatas adalah :TIDAK atau BELUM Maka sewaktu-waktu kita mati,kita wajib MASUK NERAKA. Sesuai dengan firman Alloh dalam Annisa':14
“Wamayya’sillaha warosulahu wayata-adda khududahu yud’khilhu naron”
Artinya:
“Barang siapa menentang (sekedar tidak taat) kepada Alloh(tidak menetapi Alquran) dan Rosul Nya(tidak menetapi Hadisnya) maka Alloh akan memasukkan orang itu ke dalam NERAKA”
Sekarang mari kita rinci lebih detil lagi ,seperti apakah Alquran dan Hadis itu??? Insaalloh semua orang sudah tahu kitab Alquran.semua orang islam pasti punya dirumah. Tapi seperti apakah HADIS itu??? Hadis itu ada lah catatan-catatan para sahabat nabi mengenahi segala tuturkata,tingkah laku,perbuatan sehari-hari,ibadah Nabi Muhammad kepada Alloh,perintah-perintah dan larangan-larangan Nabi kepada umat islam. Hadis ini jumlahnya ratusan kitab. Ada 49 Hadis yang cukup terkenal. Diantara 49 Hadis diatas, ada 6 Hadis yang paling terkenal yang disebut KITABUSSITAH, yaitu: Bukhori,Muslim,Tirmidhi,Nasai,Abu Dawud dan Ibnu Majah.
Nah,sudahkah kita memiliki Hadis Bukhori misalnya??? Sudahkah kita mengaji isi Hadis diatas??? Sudahkah kita mengamalkan Hadis diatas untuk kehidupan kita sehari-hari???
Kalau jawabannya BELUM, alangkah ironisnya!!! Apalagi kalau kita bahkan belum pernah tahu sampulnya Hadis,lalu masih pantaskah kita mengaku orang islam mulai kecil,tapi sampai segini tua umur kita tapi belum pernah mengaji Hadis?? Bahkan sampulnya Hadis saja kita belum pernah melihatnya….
Perhatikan di hadis riwayat Ibnu khaban Rosululloh SAW bersabda:
“Innalloha ta-ala yubghidu kulla alimin biddun-ya jahilin bil akhiroh”
Artinya:
“Sesungguhnya Alloh MURKA pada orang yang pinter ilmu dunia tapi bodoh ilmu akhiratnya”

Related posts

0 komentar:

ABOUT THIS BLOG

Media untuk berbagi dan memasyarakatkan keharmonisan dalam kehidupan berbangsa, SELAMAT MEMBACA.

© 2013 DUNIA LAIN. Designed by Bloggertheme9
Proudly Powered by Blogger.