Amar Makruf Nahi Munkar

Tidak ada komentar:
Menurut ilmu bahasa, arti amar ma'ruf nahi munkar adalah menyuruh kapada kebaikan, mencegah kejahatan. Amar = menyuruh, ma'ruf = kebaikan, nahi = mencegah, munkar = kejahatan.
Dipandang dari sudut syariah kata amar ma'ruf nahi munkar itu telah menjadi istilah yang merupakan ajaran (doktrin) pokok agama islam, malah menjadi tujuan yang utama. Apalagi abul a'la al-maududi menjelaskan bahwa tujuan yang utama dari syariat adalah untuk membangun kehidupan manusia diatas dasar ma'rufat (kebaikan- kebaikan) dan membersihkannya dari hal-hal yang munkarat (kejahatan-kejahatan). Lebih jauh, ia memberikan definisi sbb: "istilah amar ma'ruf nahi munkar itu menunjukan semua kebaikan-kebaikan dan sifat-sifat yang baik, yang sepanjang massa diterima oleh hati nurani manusia sebagai sesuatu yang baik.
Sebaliknya istilah munkarat (jamak dari munkar) menunjukan semua dosa dan kejahatan - kejahatan yang sepanjang masa telah di kutuk oleh karakter manusia sebagai satu hal yang jahat. Walhasil, ma'ruf menjadi hal yang sesuai dengan karakter manusia pada umumnya dan kebutuhan-kebutuhannya, sedangkan munkarat adalah kebalikannya.
Syariat memberikan satu pandangan yang jelas tentang ma'rufat dan munkarat tersebut dan menyatakannya sebagai norma-norma yang segala sesuatu harus di sesuaikan dengannya, baik itu perilaku seseorang ataupun masyarakat "
Klasifikasi amar ma’ruf nahi munkar
Untuk memperjelas pengertian amar ma’ruf nahi munkar ada baiknya jika di uraikan secara singkat pembagiannya, dipandang dari sudut ilmi fiqih.
-          Ma'ruf : syariat membagi ma'ruf itu dalam tiga kategori:
1. Fardhu atau wajib. Yakni mendapat pahala jika dikerjakan dan berdosa jika ditinggalkan. Kategori ini adalah menjadi kewajiban bagi suatu masyarakat islam dan tentang hal ini syariat telah memberikan petunjuknya dengan jelas serta mengikat.
2. Sunat atau matlub. Yakni mendapat pahala jika dikerjakan dan tidak berdosa jika ditinggalkan. Kategori ini merupakan serangkaian kebaikan kebaikan yangdi anjurkan oleh syariat sehingga di laksanakan.
3. Mubah ,yakni tidak berpahala jika dikerjakan dan tidak berdosa jika ditinggalkan. Kategori ini memiliki makna yang luas, sedangkan patokan dan ukurannya ialah segala sesuatu yang tidak dilarang masuk dalam kategori ini, yang pelaksanaannya diserahkan sepenuhnya oleh syariat kepada manusia untuk memilihnya sendiri (di kerjakan atu tidak).
          - Munkar : adalah segala sesuatu yang dilarang dalam islam dan di golongkan menjadi 2 kategori:
1. Haram, yaitu segala sesuatu yang dilarang secara mutlak. Umat ​​muslim tanpa terkecuali harus menjauhkan diri dari sesuatu yang telah tegas dinyatakan haramnya.
2. Makruh, yaitu segala sesuatu yang masuk dalam kategori tidak di senangi saja. Bila dikerjakan tidak berdosa tapi jika di tinggalkan akan mendapatkan pahala.
Amar ma’ruf nahi munkar yang biasa diartikan dengan “Memerintahkan untuk berbuat baik dan mencegah terjadinya perbuatn munkar” adalah salah satu perintah syara’ yang fardlu kifayah.

Amar ma’ruf nahi munkar adalah satu kesatuan yang tidak bisa dilepaskan satu dengan lainnya, kedua hal tersebut adalah saling menetapi (talazum).

Yang disebut dengan ma’ruf adalah:

Hal ini diketahui nama dari semua yang dikenal dari ketaatan kepada Allah SWT, dan untuk mendapatkan dekat dengannya dan baik kepada orang-orang, dan semua yang bekas luka dia Shara.

Ma'ruf adalah nama bagi setiap perbuatan yang diketahui merupakan bagian dari ketaatan kepada Allah Azza wa Jall, mendekatkan diri kepada-Nya, berbuat baik kepada manusia, dan setiap apa yang disunahkan oleh syara '.
Sedangkan yang disebut dengan Munkar adalah kebalikan dari ma’ruf.

Dalil dari al-Qur'an adalah:

Anda adalah bangsa terbaik dibangkitkan untuk orang Perbanyakan Kebajikan dan melarang apa yang salah dan percaya pada Tuhan bahkan aman bagi orang-orang dari buku itu lebih baik bagi mereka dan kebanyakan dari mereka orang percaya yang melampaui batas (Al-Imran: 110)

Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Jika Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik.

Dalil dari as-Sunnah adalah:

Anda melihat kejahatan biarkan dia mengubahnya dengan tangannya Jika dia tidak bisa, maka dengan Vbaklbh tidak bisa, di kali iman.

Barangsiapa di antara kamu sekalian yang melihat kemunkaran hendaknya merubah kemunkaran tersebut dengan tangannya, bila tidak mampu maka dengan lisannya, jika tidak mampu maka dengan hatinya, yang demikian adalah selemah-lemahnya iman.

Dari hadits ini bisa diambil kesimpulan bahwasanya amar ma’ruf nahi munkar memiliki tiga tingkatan:
Yang pertama dan ini adalah yang paling kuat yaitu dengan menggunakan tangan/kemampuan/kekuasaan. Ini adalah merupakan amar ma’ruf nahi munkar yang merupakan fardlu ain dan wajib dilakukan dengan segera (al-wajib ‘ala al-faur) apabila memang memiliki kemampuan untuk itu.

Yang kedua: Apabila langkah pertama tidak dapat dilakukan, maka bagi orang yang melihat kemunkaran wajib melakukan amar ma'ruf nahi munkar dengan berpindah pada tingkatan yang kedua, yaitu dengan menggunakan lisan.
Ketika melakukan amar ma'ruf nahi munkar dengan menerapkan cara yang pertama, hendaknya pertama kali dilakukan dengan kelemah lembutan dan kasih sayang.

Apabila dua tingkatan ini tidak bisa dilakukan, maka hendaknya menerapkan amar ma’ruf nahi munkar tingkat ketiga, yaitu dengan cara melakukan pengingkaran dalam hati/tidak senang dengan adanya kemungkaran tersebut dan haram untuk cuek bebek atau tidak perduli ketika melihat terjadinya suatu kemungkaran. Dan tingkatan yang ketiga ini merupakan amar ma’ruf yang dilakukan sebab adanya kelemahan iman.

Dalam melakukan amar ma'ruf nahi munkar ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi ketika hendak melakukannya, yaitu:

1. Orang yang akan melakukannya adalah seorang yang 'Alim (benar-benar mengerti) dengan apa yang diperintahkannya atau yang dicegahnya tersebut.

2.     Hendaknya amar ma’ruf yang dilakukan TIDAK menyebabkan kemunkaran atau kerusakan yang lebih besar.

3.     Orang yang melakukan amar ma’ruf hendaknya memiliki prasangka kuat bahwa yang dilakukannya tersebut bisa berfaedah.

Ketika dua syarat yang pertama tidak dapat dipenuhi, maka HARAM untuk melakukan amar ma'ruf nahi munkar. Bila syarat yang ketiga tidak dapat dipenuhi, maka kewajiban amar ma'ruf nahi munkar adalah gugur.

 Tulisan ini disarikan dari kitab Syarah ash-Shawi 'ala Jauharah at-Tauhid karya syaikh al-Imam al-Faqih Ahmad bin Muhammad al-Maliki ash-Shawi.
Selanjutnya »

SIR MUHAMMAD IQBAL SANG PENYAIR

Tidak ada komentar:
Muhammad Iqbal, itulah tokoh muslim abad 20 yang berhasil dan berjasa di berbagai bidang, baik itu politik, filsafat, sastra, dan tentu saja agama.Iqbal menguasai ilmu filsafat Barat yang diklaim dan diagung-agungkan oleh masyarakat Barat sebagai dasar pijakan bagi kemajuan perdaban Eropa.Selain sebagai filsuf yang kreatif, ia dikenal pula sebagai seorang penyair yang berbakat.  
Muhammad Iqbal dilahirkan di India, tepatnya di Sialkot tanggal 22 Februari 1873, pada saat itu India masih menjadi daerah penjajahan kolonial Inggris. Tak heran pergolakan dan perjuangan di tanah hisdudtan itu melahirkan banyak tokoh muslim terkenal dan berpengaruh tidak hanya bagi India namun juga masyarakat dunia, terutama dunia muslim, diantaranya Syekh Ahmad Khan (1817-1898), Abul a'la Al Maududi, Muhammad Ali Jinnah, Wahiduddin Khan, serta Muhammad Iqbal, seorang yang tidak pernah bisa dilupakan dalam perjuangan membebaskan negerinya dari cengkraman penjajahan, bahkan mencita-citakan terbentuknya masyarakat yang berdasarkan wahyu Allah Swt. Ia berjuang melaluikesusastraan berupa syair-syair, puisi, prosa. 
Sebagai seorang muslim, Iqbal muda disekolahkan dan dididik oleh ayahnya yang seorang sufi dengan didikan Al-Quran. Sejak kecil ia senang membaca dan menghafal Al-Quran. Ayahnya pernah berkata, "Jika kamu ingi memahami Al-Quran, bacalah seolah ia diturunkan kepadamu." Dikemudian hari Iqbal selalu menjadikan Al-Quran sebagai dasar pijakan dalam segala pemikiran. Nilai religiusitas dalam filsafat dan puisi-puisinya sangat kental terasa. 
Iqbal muda memiliki seorang guru, Maulana Mir Hasan yang membimbing Iqbal muda dengan didikan Islam menjadi seorang penyair yang memiliki nilai religiusotas sekaligus seorang pejuang muslim yang hidupnya diabadikan untuk keyakinannya. Selain Maulana Mir Hasan, ia pun berguru pada seorang Inggris yang terkenal berjasa pada dunia Islam, Sir Thomas Arnold. Ialah ang mengenalkan Iqbal pada perdaban dan filsafat Barat.

Kecerdasan Iqbal sejak kuliah telah terlihat, bahkan ia menjadi satu-satunya murid Thomas Arnold yang mengajar mata kuliah filsafat Islam di Goverment School. Untuk mendalami filsafat Barat, ia pergi ke Eropa selama tiga tahun untuk berguru pada Professor Mac Taggart sehingga ia berhasil memboyong gelar doktor melalui disertasinya di Universitas Munich dengan judul The Development of Metaphysics in Persia, sekaligus menjadi karya pertama Iqbal dalam filsafat.Perjalannya selama tiga tahun membawa perubahan pemikirannya, ia mengalami culture shock dengan bertemunya dua peradaban dalam dirinya yaitu peradaban Timur dan Barat, di bidang filsafat ini ia mampu menyerap dengan cepat pemikiran Barat. Istimewanya, hal itu tak mengubah sedikitpun keyakinan dan pijakan Iqbal terhdap Islam, bahkan di kemudian hari ia sangat piawai membangun sistem filsafatnya sendiri yang berdasar pada Al-Qurän. Ia pun meramalkan keruntuhan sekaligus membuka aib filsafat dan peradaban Barat seperti yang tercantum dalam syairnya,

Walau Eropa dikelilingi pesona seni dan ilmu
Sebenarnya Lembah Kegelapan ini kekurangan Mata Air Kehidupan
Wahai penduduk benua Barat
bumi Tuhan bukanlah toko
Apa yang kalian anggap berharga 'kan terbukti ak bernilai
Peradaban kalian ‘kan bunuh diri dengan senjatanya sendiri
Sarang yang kalian bangun di atas kerapuhan dahan pasti tak kan lama bisa bertahan
Laksana buah yang ranum Eropa hampir gugur,
Biarlah kita saksikan, dalam pengakuannya ia meluncur.
***
Pusinya tidak hanya menggambarkan keindahannya dan kekuatan jiwa yang mampu membuat pembacanya terpana, tetapi juga sarat akan prediksi peradaban serta pemikiran yang jauh ke depan. Tidak hanya itu, puisinya menggambarkan pula ide-ide pemikirannya, filsafat, sikap politik, dan lain-lain.
Antara lain merumuskan manusia ideal sebagai 'Insan Kamil' sebagai perwujudan khalifah di muka bumi (QS. 2:30) yang sudah pada wujud berkuasabukan lagi pada kehendak untuk berkuasa.
Puisi, bagi Iqbal menawarkan saluran untuk mencitakan ide-idenya seperti dalam karyanya Asra I Khudi dan Rumuz I Bekhudi tentang insan kamil (Mard I Mu’min) sebagai manusia ideal serta masyarakat ideal yang berbasiskan Al-Qurän. Karyanya yang paling terkenal adalah Javid Nama (kitab Keabadian) yang oleh Iqbal diabadikan sebagai nama anak satu-satunya.
Dunia politik pun digelutinya saat ia menjadi advokat, setelah terpilih menjadi anggota legislatif Punjab tahun 1927. Tahun 1930 ia terpilih mejadi Ketua sidang tahunan Liga Muslim. Bersama Muhammad ali Jinnah, beliau merancang berdirinya negara Islam Pakistan. Iqbal mulai sering berkeliling tidak hanya di India tetapi ke luar negeri untuk berceramah. Ceramah-ceramahnya dikumpulkan dan diberi judul The Recontruction of Religious Thought in Islam sebagai karya filsafatnya yang kedua.
Iqbal meninggal dalam usia enam puluh tahun. Kepergiannya membuat dunia kesusastraan kehilangan salah satu “putera”nya yang sangat berbakat, seperti yang diucapkn oleh sahabatnya Muhammad Ali Jinnah:

"Ia adalah seorang penyair yang sulit dicari tandingannya, namanya dikenal di berbagai penjuru, ungkapannya tetap abadi, usahanya bagi bangsa dan negerinya pantas disejajarkan dengan tokoh terbesar India, kematiannya merupakan kehilangan besar bagi rakyat, muslim khususnya." [Fataatun Najiibun, Majalah Percikan Iman No.2 Tahun II Februari 2001]
Selanjutnya »

iCab Web Browser

1 komentar:



iCab adalah sebuah browser web untuk Apple Macintosh.
iCab merupakan web browser alternatif untuk Apple Macintosh dengan sejumlah fitur yang berguna tidak ditemukan di browser lain. Anda dapat men-download rilis saat ini dari halaman download. iCab adalah shareware dan biaya $ 15/20 EUR, tetapi dapat juga digunakan secara gratis dengan pembatasan kecil.
iCab Mobile adalah browser web untuk iPhone ®, iPod Touch ® dan iPad ®. Ini menyediakan banyak fitur yang membuat berselancar di web jauh lebih mudah.
Sini sedang beberapa fitur kunci:


  • Dengan Tab Anda bisa membuka beberapa halaman web pada saat yang sama
  • Menggunakan Download Manager Anda dapat men-download file langsung pada perangkat
  • The Keterbacaan Dukungan memungkinkan Anda sync daftar bacaan antara Apps dan perangkat
  • The Fullscreen mode menghapus semua toolbar
  • Filter dapat digunakan untuk memblokir iklan atau elemen lainnya.
  • Fitur pencarian dapat diperpanjang, mudah untuk menambahkan mesin pencari baru
  • Bookmark dari Mac atau PC browser dapat diimpor.
  • Formulir dapat disimpan dan diisi secara otomatis.



iCab TopTen
10 fitur, yang Anda tidak menemukan di browser lain:
         1. Menyaring iklan banner dan banyak lagi
iCab dapat memblokir gambar yang tidak diinginkan , juga dapat mencegah jendela pop - up berisi iklan dari membuka secara otomatis . Hal ini sangat mudah untuk memodifikasi filter ini . Cukup klik - kontrol pada setiap gambar yang Anda ingin memblokir di masa depan . Juga pengaturan lainnya dapat dikonfigurasi secara otomatis berdasarkan URL dari halaman yang Anda kunjungi , sehingga Anda dapat memiliki pengaturan browser individu untuk situs web yang berbeda . 
2.modus kios Sementara dalam mode Kios , iCab akan menutupi seluruh layar dan semua aplikasi lainnya diblokir . Modus Kios adalah lingkungan yang ideal saat komputer sedang mengakses tempat umum (seperti pameran , pameran , hotel dll ) di mana pengguna harus dapat memperoleh informasi , namun mencegah akses eksternal ke sistem anda . Selain itu , akses dapat dibatasi ke halaman tertentu (bahkan menolak arahan , jika Anda memilih ) .
3. Kesalahan protokol ( Smiley )
iCab mencatat semua kesalahan HTML halaman Web. Sebuah wajah smiley akan menunjukkan jika kode HTML adalah OK ( tidak ada kesalahan HTML , atau bahaya ) . Dalam situs tersebut , wajah smiley akan menjadi hijau ( dan tersenyum ) . Kesalahan membuat wajah tersenyum merah dan sedih . Dengan mengklik merah smiley iCab akan membuka jendela di mana semua kesalahan diidentifikasi dengan deskripsi kecil . Pada http://validator.w3.org/ Anda juga dapat menguji halaman web menggunakan validator resmi dari W3C .
4. Arsip web portabel
Halaman HTML dapat disimpan dalam ZIP - file yang kompak , termasuk semua gambar halaman. Keuntungan dari format ZIP adalah bahwa Anda dapat menggunakannya di DOS / Windows , Unix / Linux dan hampir semua sistem operasi lain juga . Arsip ZIP menggunakan kompresi yang sangat efisien , untuk menghemat ruang hard disk .
5. download manager
Halaman HTML dapat diunduh secara otomatis . Hal ini memungkinkan Anda untuk mengakses konten off-line pada kenyamanan Anda , tanpa harus pergi online lagi. Download spesifikasi sangat dapat dikonfigurasi : Jalur / kedalaman file yang didownload dapat dikonfigurasi untuk mendapatkan (hanya ) file yang ditentukan , semua file berhubungan , semua html , semua gambar , semua file pada situs yang sama , atau bahkan semua file yang terhubung dari semua eksternal terkait situs . Selain itu, Anda dapat mengecualikan jenis file tertentu ( s )
6. manajer tautan
Dalam memilih menu utilitas berguna , jendela perpecahan nyaman terbuka dengan semua link halaman diidentifikasi dan tercantum di sisi kiri . Pilih setiap link , dan situs masing-masing muncul di sisi kanan jendela . Menggunakan manajer link yang Anda nyaman dapat mencari melalui daftar panjang link ( misalnya hasil dari mesin pencari ) tanpa perlu membuka jendela baru. Dengan cara ini Anda dapat menghindari situs Anda tidak ingin mengunjungi , atau sumber informasi yang tidak berguna bagi Anda .
7. Sumber manajer kode
Dalam memilih menu utilitas berguna , kode sumber halaman akan ditampilkan dalam ( yang dipilih ) editor , atau langsung di iCab . iCab dapat secara otomatis ulang dan kembali menampilkan seluruh halaman setiap kali kode HTML disimpan dalam editor . Anda dapat dengan mudah mengakses semua file yang digunakan di halaman yang aktif dari daftar , di mana file tersebut diurutkan berdasarkan jenis ( gambar, kode HTML , CSS , kode JavaScript , dll )
8. Tidak ada ekstensi sistem
iCab tidak menginstal ekstensi sistem apapun , tidak menciptakan " file terlihat " , dan iCab tidak memodifikasi sistem atau pengaturan sistem .
9. Buka halaman web di jendela baru atau tab
Dengan perintah ini , link dapat dibuka di jendela baru atau tab baru . Jendela baru dan tab dapat dibuka di latar belakang sehingga halaman utama tetap di atas dan dapat dibaca terlebih dahulu. Ketika Anda selesai dengan halaman utama Anda dapat beralih ke halaman yang mendasari , yang akan terisi penuh .
10. sangat dapat dikonfigurasi
iCab sangat dapat dikonfigurasi . Anda dapat mengkonfigurasi Cookie harus diterima dan yang harus ditolak . Anda dapat memilih item menu yang ditampilkan dalam menu kontekstual . Memanfaatkan "Apple Text - to-Speech " , halaman web dapat dibaca dengan suara keras .

Macam-macam iCab:
1. iCab 5.1.1 (13. September 2013)
Bugfix: Sejarah akan sekarang dibersihkan dengan benar, ketika iCab dikonfigurasi untuk menghapus sejarah ketika berhenti
Bugfix: Membuka beberapa ZIP Web Arsip pada saat yang sama akan bekerja lagi.

2. iCab 5.1 (2 September 2013)
Fitur baru untuk menyimpan single window sebagai "Sesi"
Cepat memulihkan sesi dan Tabs
Peningkatan mode fullscreen di bawah MacOSX 10.7/10.8
Banyak perbaikan tambahan
Beberapa perbaikan bug.

3. iCab 5.0 (Juni, 12 2012)
Perbaikan masalah kecil dengan fitur Penjelajahan Aman Google (Malware / Phishing deteksi)

4. iCab 4.9 (Juni 8th 2012)
Ini adalah rilis terakhir untuk MacOSX 10.3.9 dan 10.4.11. Versi yang lebih baru dari iCab akan membutuhkan setidaknya MacOSX 10.5.x.
Perbaikan hanya beberapa bug, tidak ada fitur baru.
Selanjutnya »

PETUAH SUNAN BONANG

Tidak ada komentar:
  1. Narimo ing pandum :: Accept the challenges of life with enthusiasm | Menerima segala rintangan dengan ikhlas
  2. Gusti iku cedhak tanpa senggolan, adoh tanpa wangenan :: God is close, yet untouched by your body; God is near, yet beyond the reach of mind | Tuhan itu dekat meski kita tubuh kita tidak dapat menyentuhnya dan akal kita dapat menjangkaunya
  3. Ala lan becik iku gegandhengan, Kabeh kuwi saka kersaning Pangeran :: Good and bad exist together, such is the will of the Lord | Kebaikan dan kejahatan ada bersama-sama, itu semua adalah kehendak Tuhan
  4. Natas, nitis, netes :: From God we come, in God we live, and unite God we return | Dari Tuhan kita ada, bersama Tuhan kita hidup, dan bersatu dengan Tuhan kita kembali
  5. Alam iki sejatining Guru :: Nature is the true Master | Alam adalah guru yang sejati
  6. Golek sampurnaning urip lahir batin lan golek kusumpurnaning pati :: All of us are responsible for our well being here and salvation hereafter | Kita bertanggung jawab untuk mencari kesejahteraan hidup di dunia dan akhirat
  7. Manungsa mung ngunduh wohing pakarti :: Pain and pleasure, both are the result of one’s own doings | Kehidupan manusia baik dan buruk adalah akibat dari perbuatan manusia itu sendiri
  8. Asih, asah, asuh :: live life loving, educating and caring for one another | Hidup penuh kasih, belajar dan peduli kepada sesama
  9. Kudu rukun marang tonggo teparo :: Live in peace and harmony with your neighbors | Hidup bertentangga harus senantiasa rukun dan damai
  10. Eling, mawas diri, waspada :: Live consciously, know yourself, and keep aware | Hidup dengan penuh kesadaran, pahami diri sendiri dan tetap waspada
  11. Budha, budhi :: The enlightened beings live their enlightenment | Mereka yang hidupnya tercerahkan akan meninggalkan pencerahan bagi yang lain
  12. Heneng, Hening :: One who is at peace inside, shall be at peace outside | Kedamaian di dalam hati akan mengantarkan pada kedamaian hidup
  13. Ora kena nglarani :: Do not hurt anybody | Jangan melukai orang lain
  14. Rela lan legawa lair trusing batin :: Be honest and true in all you do | Ikhlas lahir batin
  15. Urip kang utama, mateni kang sempurna :: Live life doing good, and you shall find fulfillment in death | Selama hidup kita melakukan perbuatan baik maka kita akan menemukan kebahagiaan di kehidupan selanjutnya
  16. Kawula mung saderma, mobah-mosik kersaning Hyang sukmo :: Fulfill your duties and responsibilities leave the rest to God | Lakukan yang kita bisa, setelahnya serahkan kepada Tuhan.
  17. Tansah ajeg mesu budi lan raga nganggo cara ngurangi mangan lan turu :: Control over senses, sleeping and eating habits, this is the key to healthy and peaceful life | Kurangi makan dan tidur yang berlebihan agar kesehatan kita senantiasa terjaga
  18. Adigang, adigung, adiguno :: Don’t you be arrogant on account of physical strength, social status, academic background, and the like | Jaga kelakuan, jangan somobong dengan kekuatan, kedudukan, ataupun latarbelakangmu
  19. Ambeg utomo, andhap asor :: Be first in learning, but never show off | Selalu menjadi yang utama tapi selalu rendah hati
  20. Aja mbedakake marang sapadha-padha :: Appreciate the differences, for they are natural | Hargai perbedaan, jangan membeda-bedakan sesame manusia
  21. Mohon, mangesthi, mangastuti, marem :: Pray for guidance and ability to harmonise your thoughts with your speech and action; so you can serve follow human beings effectively and live contentedly | Selalu meminta petunjuk Tuhan untuk meyelaraskan antara ucapan dan perbuatan agar dapat berguna bagi sesame
  22. Memayu hayuning pribadi; memayu hayuning kulawarga; memayu hayuning sesama; memayu hayuning bawana :: Do good unto yourself; your family; fellow living beings, and the entire world | berbuat baik bagi diri sendiri, keluarga, sesame manusia, makhluk hidup dan seluruh dunia.
Selanjutnya »

Falsafah Pandawa Lima

Tidak ada komentar:

1. PRABU YUDHISTIRA
PRABU YUDHISTIRA menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja jin negara Mertani, sebuah Kerajaan Siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan hutan belantara yang sangat angker. Prabu Yudhistira mempunyai dua saudara kandung masing-masing bernama ;Arya Danduwacana, yang menguasai kesatrian Jodipati dan Arya Dananjaya yang menguasai kesatrian Madukara. Prabu Yudhistira juga mempunyai dua saudara kembar lain ibu, yaitu ; Ditya Sapujagad bertempat tinggal di kesatrian Sawojajar, dan Ditya Sapulebu di kesatrianBaweratalun.Prabu Yudhistira menikah dengan Dewi Rahina, putri Prabu Kumbala, raja jin negara Madukara dengan permaisuri Dewi Sumirat.
Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putri bernama Dewi Ratri, yang kemudian menjadi istri Arjuna.Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa berkat daya kesaktian minyak Jayengkaton milik Arjuna pemberian Bagawan Wilwuk/Wilawuk, naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. Prabu Yudhistira kemudian menyerahkan seluruh negara beserta istrinya kepada Puntadewa, sulung Pandawa, putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. Prabu Yudhistira kemudian menjelma atau menyatu dalam tubuh Puntadewa, hingga Puntadewa bergelar Prabu Yudhistira. Prabu Yudhistira darahnya berwarna putih melambangkan kesuciannya.
 2. BIMA atau WERKUDARA
Dikenal pula dengan nama; Balawa, Bratasena, Birawa, Dandunwacana, Nagata, Kusumayuda, Kowara, Kusumadilaga, Pandusiwi, Bayusuta, Sena, atau Wijasena. Bima putra kedua Prabu Pandu, raja Negara Astina dengan Dewi Kunti, putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. Bima mempunyai dua orang saudara kandung bernama: Puntadewa dan Arjuna, serta 2 orang saudara lain ibu, yaitu ; Nakula dan Sadewa.
Bima memililki sifat dan perwatakan; gagah berani, teguh, kuat, tabah, patuh dan jujur. Bima memiliki keistimewaan ahli bermain ganda dan memiliki berbagai senjata antara lain; Kuku Pancanaka, Gada Rujakpala, Alugara, Bargawa (kapak besar) dan Bargawasta, sedangkan ajian yang dimiliki adalah ; Aji Bandungbandawasa, Aji Ketuklindu dan Aji Blabakpangantol-antol. Bima juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran yaitu; Gelung Pudaksategal, Pupuk Jarot Asem, Sumping Surengpati, Kelatbahu Candrakirana, ikat pinggang Nagabanda dan Celana Cinde Udaraga.
Sedangkan beberapa anugerah Dewata yang diterimanya antara lain; Kampuh atau kain Poleng Bintuluaji, Gelang Candrakirana, Kalung Nagasasra, Sumping Surengpati dan pupuk Pudak Jarot Asem. Bima tinggal di kadipaten Jodipati, wilayah negara Amarta. Bima mempunyai tiga orang isteri dan 3 orang anak, yaitu :
1. Dewi Nagagini, berputra Arya Anantareja,
2. Dewi Arimbi, berputra Raden Gatotkaca dan
3. Dewi Urangayu, berputra Arya Anantasena.
Akhir riwayat Bima diceritakan, mati sempurna (moksa) bersama ke empat saudaranya setelah akhir perang Bharatayuda.
3. ARJUNA
Adalah putra Prabu Pandudewanata, raja negara Astinapura dengan Dewi Kunti/Dewi Prita  putri Prabu Basukunti, raja negara Mandura. Arjuna merupakan anak ke-tiga dari lima bersaudara satu ayah, yang dikenal dengan nama Pandawa. Dua saudara satu ibu adalah Puntadewa dan Bima/Werkudara.
Sedangkan dua saudara lain ibu, putra Pandu dengan Dewi Madrim adalah Nakula dan Sadewa. Arjuna seorang satria yang gemar berkelana, bertapa dan berguru menuntut ilmu. Selain menjadi murid Resi Drona di Padepokan Sukalima, ia juga menjadi murid Resi Padmanaba dari Pertapaan Untarayana. Arjuna pernah menjadi Pandita di Goa Mintaraga, bergelar Bagawan Ciptaning. Arjuna dijadikan jago kadewatan membinasakan Prabu Niwatakawaca, raja raksasa dari negara Manimantaka. Atas jasanya itu, Arjuna dinobatkan sebagai raja di Kahyangan Kaindran bergelar Prabu Karitin dan mendapat anugrah pusaka-pusaka sakti dari para dewa, antara lain ; Gendewa ( dari Bathara Indra ), Panah Ardadadali ( dari Bathara Kuwera ), Panah Cundamanik ( dari Bathara Narada ).
Arjuna juga memiliki pusaka-pusaka sakti lainnya, atara lain ; Keris Kiai Kalanadah, Panah Sangkali ( dari Resi Durna ), Panah Candranila, Panah Sirsha, Keris Kiai Sarotama, Keris Kiai Baruna, Keris Pulanggeni ( diberikan pada Abimanyu ), Terompet Dewanata, Cupu berisi minyak Jayengkaton ( pemberian Bagawan Wilawuk dari pertapaan Pringcendani ) dan Kuda Ciptawilaha dengan Cambuk Kiai Pamuk. Sedangkan ajian yang dimiliki Arjuna antara lain:
Panglimunan, Tunggengmaya, Sepiangin, Mayabumi, Pengasih dan Asmaragama.  Arjuna mempunyai 15 orang istri dan 14 orang anak. Adapun istri dan anak-anaknya adalah :
  1. Dewi Sumbadra , berputra Raden Abimanyu.
  2. Dewi Larasati , berputra Raden Sumitra dan Bratalaras.
  3. Dewi Srikandi
  4. Dewi Ulupi/Palupi , berputra Bambang Irawan
  5. Dewi Jimambang , berputra Kumaladewa dan Kumalasakti
  6. Dewi Ratri , berputra Bambang Wijanarka
  7. Dewi Dresanala , berputra Raden Wisanggeni
  8. Dewi Wilutama , berputra Bambang Wilugangga
  9. Dewi Manuhara , berputra Endang Pregiwa dan Endang Pregiwati
10. Dewi Supraba , berputra Raden Prabakusuma
11. Dewi Antakawulan , berputra Bambang Antakadewa
12. Dewi Maeswara
13. Dewi Retno Kasimpar
14. Dewi Juwitaningrat , berputra Bambang Sumbada
15. Dewi Dyah Sarimaya.
Arjuna juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran, yaitu ; Kampuh/Kain Limarsawo, Ikat Pinggang Limarkatanggi, Gelung Minangkara, Kalung Candrakanta dan Cincin Mustika Ampal (dahulunya milik Prabu Ekalaya, raja negara Paranggelung).
Arjuna juga banyak memiliki nama dan nama julukan, antara lain ; Parta (pahlawan perang), Janaka (memiliki banyak istri), Pemadi (tampan), Dananjaya, Kumbaljali, Ciptaning Mintaraga (pendeta suci), Pandusiwi, Indratanaya (putra Bathara Indra), Jahnawi (gesit trengginas), Palguna, Danasmara ( perayu ulung ) dan Margana ( suka menolong ).
Arjuna memiliki sifat perwatakan ; Cerdik pandai, pendiam, teliti, sopan-santun, berani dan suka melindungi yang lemah.
Arjunaa memimpin Kadipaten Madukara, dalam wilayah negara Amarta. Setelah perang Bhatarayuda, Arjuna menjadi raja di Negara Banakeling, bekas kerajaan Jayadrata.
Akhir riwayat Arjuna diceritakan, ia muksa ( mati sempurna ) bersama ke-empat saudaranya yang lain. 
4. NAKULA
Nang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Pinten (nama tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan sebagai obat) adalah putra ke-empat Prabu Pandudewanata, raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim, putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati, dari negara Mandaraka. Nakula lahir kembar bersama adiknya, Sahadewa atau Sadewa (pedalangan Jawa), Nakula juga menpunyai tiga saudara satu ayah, putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti, dari negara Mandura bernama; Puntadewa, Bima/Werkundara dan Arjuna. Nakula adalahtitisan Bathara Aswi, Dewa Tabib.
Nakula mahir menunggang kuda dan pandai mempergunakan senjata panah dan lembing. Nakula tidak akan dapat lupa tentang segala hal yang diketahui karena ia mepunyai Aji Pranawajati pemberian Ditya Sapujagad, Senapati negara Mretani. Nakula juga mempunyai cupu berisi, “Banyu Panguripan atau Air kehidupan” (tirtamaya) pemberian Bhatara Indra. Nakula mempunyai watak jujur, setia, taat, belas kasih, tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia.
Nakula tinggal di kesatrian Sawojajar, wilayah negara Amarta. Nakula mempunyai dua orang isteri yaitu:
1. Dewi Sayati putri Prabu Kridakirata, raja negara Awuawulangit, dan
    memperoleh dua orang putra masing-masing bernama; Bambang
    Pramusinta dan Dewi Pramuwati.
2. Dewi Srengganawati, putri Resi Badawanganala, kura-kura raksasa
    yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita,
    Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala)
    dan memperoleh seorang putri bernama Dewi Sritanjung.
Dari perkawinan itu Nakula mendapat anugrah cupu pusaka berisi air kehidupan bernama Tirtamanik. Setelah selesai perang Bharatyuda, Nakula diangkat menjadi raja negara Mandaraka sesuai amanat Prabu Salya kakak ibunya, Dewi Madrim. Akhir riwayatnya diceritakan, Nakula mati moksa bersama keempat saudaranya.
5. SADEWA atau Sahadewa
Dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Tangsen (buah dari tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan dan dipakai untuk obat) adalah putra ke-lima atau bungsu Prabu Pandudewanata, raja negara Astina dengan permaisuriDewi Madrim, putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. Ia lahir kembar bersama kakanya, Nakula. Sadewa juga mempunyai tiga orang saudara satu ayah, putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti, dari negara Mandura, bernama; Puntadewa, Bima/Werkundara dan Arjuna. Sadewa adalah titisan Bathara Aswin, Dewa Tabib.
Sadewa sangat mahir dalam ilmu kasidan (Jawa)/seorang mistikus. Mahir menunggang kuda dan mahir menggunakan senjata panah dan lembing. Selain sangat sakti, Sadewa juga memiliki Aji Purnamajatipemberian Ditya Sapulebu, Senapati negara Mretani yang berkhasiat; dapat mengerti dan mengingat dengan jelas pada semua peristiwa. Sadewa mempunyaiwatak jujur, setia, taat, belas kasih, tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia.
Sadewa tinggal di kesatrian Bawenatalun/Bumiretawu, wilayah negara Amarta. Sadewa menikah dengan Dewi Srengginiwati, adik Dewi Srengganawati (Isteri Nakula), putri Resi Badawanganala, kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita, Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala). Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Bambang Widapaksa/ Sidapaksa). Setelah selesai perang Bharatayuda, Sedewa menjadi patih negara Astina mendampingi Prabu Kalimataya/Prabu Yudhistrira. Akhir riwayatnya di ceritakan, Sahadewa mati moksabersama ke empat saudaranya.
Selanjutnya »

Penjelasan Beberapa Falsafah Jawa

Posted in ,
Tidak ada komentar:
Leluhur masyarakat Jawa memiliki beraneka filosofi yang jika dicermati memiliki makna yang begitu dalam. Tetapi, anehnya filosofi yang diberikan oleh para leluhur itu saat ini dinilai sebagai hal yang kuno dan ketinggalan jaman. Padahal, filosofi leluhur tersebut berlaku terus sepanjang hidup. Dibawah ini ada beberapa contoh filosofi dari para leluhur/nenek moyang masyarakat Jawa.
“Dadio banyu, ojo dadi watu” (Jadilah air, jangan jadi batu).
Kata-kata singkat yang penuh makna. Kelihatannya jika ditelaah memang manungso kang nduweni manunggaling roso itu harus tahu bagaimana caranya untuk dadi banyu.

Mengapa kita manusia ini harus bisa menjadi banyu (air)? Karena air itu bersifat menyejukkan. Ia menjadi kebutuhan orang banyak. Makhluk hidup yang diciptakan GUSTI ALLAH pasti membutuhkan air. Nah, air ini memiliki zat yang tidak keras. Artinya, dengan bentuknya yang cair, maka ia terasa lembut jika sampai di kulit kita.
Berbeda dengan watu (batu). Batu memiliki zat yang keras. Batu pun juga dibutuhkan manusia untuk membangun rumah maupun apapun. Pertanyaannya, lebih utama manakah menjadi air atau menjadi batu? Kuat manakah air atau batu? Orang yang berpikir awam akan menyatakan bahwa batu lebih kuat. Tetapi bagi orang yang memahami keberadaan kedua zat tersebut, maka ia akan menyatakan lebih kuat air. Mengapa lebih kuat air daripada batu? Jawabannya sederhana saja, Anda tidak bisa menusuk air dengan belati. Tetapi anda bisa memecah batu dengan palu.
Artinya, meski terlihat lemah, namun air memiliki kekuatan yang dahsyat. Tetes demi tetes air, akan mampu menghancurkan batu. Dari filosofi tersebut, kita bisa belajar bahwa hidup di dunia ini kita seharusnya lebih mengedepankan sifat lemah lembut bak air. Dunia ini penuh dengan permasalahan. Selesaikanlah segala permasalahan itu dengan meniru kelembutan dari air. Janganlah meniru kekerasan dari batu. Kalau Anda meniru kerasnya batu dalam menyelesaikan setiap permasalahan di dunia ini, maka masalah tersebut tentu akan menimbulkan permasalahan baru.
“Sopo Sing Temen Bakal Tinemu”
Filosofi lainnya adalah kata-kata “Sopo sing temen, bakal tinemu” (Siapa yang sungguh-sungguh mencari, bakal menemukan yang dicari). Tampaknya filosofi tersebut sangat jelas. Kalau Anda berniat untuk mencari ilmu nyata ataupun ilmu sejati, maka carilah dengan sungguh-sungguh, maka Anda akan menemukannya.
Namun jika Anda berusaha hanya setengah-setengah, maka jangan kecewa jika nanti Anda tidak akan mendapatkan yang anda cari. Filosofi di atas tentu saja masih berlaku hingga saat ini.
“Sopo sing kelangan bakal diparingi, sopo sing nyolong bakal kelangan”

(Siapa yang kehilangan bakal diberi, siapa yang mencuri bakal kehilangan).

Filosofi itupun juga memiliki kesan yang sangat dalam pada kehidupan. Artinya, nenek moyang kita dulu sudah menekankan agar kita tidak nyolong (mencuri) karena siapapun yang mencuri ia bakal kehilangan sesuatu (bukannya malah untung).
Contohnya, ada orang yang dicopet. Ia akan kehilangan uang yang dimilikinya di dalam dompetnya. Tetapi GUSTI ALLAH akan menggantinya dengan memberikan gantinya pada orang yang kehilangan tersebut. Tetapi bagi orang yang mencopet dompet tersebut, sebenarnya ia untung karena mendapat dompet itu. Namun,ia bakal dibuat kehilangan oleh GUSTI ALLAH, entah dalam bentuk apapun.

Dari filosofi tersebut, Nenek moyang kita sudah memberikan nasehat pada kita generasi penerus tentang keadilan GUSTI ALLAH itu. GUSTI ALLAH itu adalah hakim yang adil.
Selanjutnya »

Sejarah Berdirinya Jam'iyah Al Azhar Mesir

1 komentar:
Lembaga Pendidikan al-Azhar berawal dari sebuah masjid yang berada di kota Kairo, dibangun oleh Jauhar al-Siqiliy, seorang panglima perang pasukan Dinasti Fathimiyah. Setelah berhasil menguasai Mesir dari tangan Dinasti Ikhsyidiyah pada tahun 969 M (358 H), Jauhar al-Siqily membangun sebuah kota di sebelah utara kota Fusthat, Ibu kota Mesir saat itu. Kota itu kemudian diberi nama al-Qahirah (Kairo). 

Satu tahun setelah itu, tepatnya pada tahun 970 M (359 H), dibangunlah sebuah masjid di tengah kota Kairo yang diberi nama Masjid al-Qahirah. Penamaan ini karena pembangunan masjid itu bersamaan dengan pembangunan kota Kairo. Masjid inilah yang di kemudian hari dikenal dengan nama masjid al-Azhar. Pembangunan masjid ini membutuhkan waktu dua tahun, dan kemudian dibuka untuk pertama kalinya pada bulan Ramadhan tahun 361 H (972 M) untuk pelaksanaan salat.

Saat itu terdapat dua buah masjid besar di Mesir, yang pertama adalah masjid Amru bin al-`Ash di kota Fusthat, dan yang ke dua adalah masjid Ibnu Thulun di kota al-Qathai`. Kemudian Jauhar al-Siqily membangun kota Kairo di sebelah utara dari kedua kota itu dan membangun Masjid al-Qahirah yang kelak dikenal dengan nama Masjid Jami` al-Azhar

Pemberian nama al-Azhar sendiri mengundang beberapa penafsiran di kalangan sejarawan. Dr. Ahmad Mahmud, Guru Besar Sejarah Islam di Universitas Kairo menjelaskan bahwa kata Azhar diambil dari kata al-Zahra, nama dari Sayyidah Fatimah al-Zahra binti Rasulullah Shallallahu `Alaihi wa Sallam. Istri dari Sayidina Ali bin Abi Thalib, ibu dari Sayidina Hasan dan Husain.

Dr. Mina Sya`ir, Guru Besar Sejarah Islam di Universitas al-Azhar menjelaskan bahwa kata al-Azhar juga konon diambil dari nama sebuah istana yang dibangun pada masa Khalifah al-`Aziz billah. 

Setelah empat tahun berlalu sejak penaklukan dan pendirian kota Kairo, selama itu Jauhar al-Siqily mempersiapkan kota Kairo untuk menjadi pusat pemerintahan Dinasti Fathimiyah. Ia pun kemudian mengundang Khalifah al-Mu`iz li Dinillah ke kota Kairo untuk berpindah dan mejadikan Kairo sebagai pusat pemerintahan dinastinya.

Masjid al-Azhar tidak hanya dibangun untuk sebagai masjid tempat salat semata, namun juga sebagai tempat pusat penyebaran dan pelestarian ajaran mazhab Syiah yang menjadi mazhab resmi Dinasti Fathimiyah. Masjid al-Azhar menjadi masjid resmi miliki Negara, ia menjadi tempat para pemimpin Dinasti Fatimiyah berkhutbah, dan juga menjadi cerminan dari setiap kebijakan dan keputusan Negara.

Majlis yang pertama kali diadakan adalah sebuah majlis yang diisi oleh al-Qadhi Abu Hasan al-Nu`man pada bulan Safar 365 H (976 M), dan kitab yang dikaji saat itu adalah kitab al-Iqtishar, kitab fikih mazhab Syiah Ismailiyah. Dan mulai sejak itu hingga beberapa tahun kemudian, kegiatan akademis di masjid al-Azhar semakin berkembang. 

Di dalamnya terdapat perpustakaan yang memuat buku-buku dari berbagai macam bidang keilmuan, para ilmuan dari berbagai penjuru negeri pun datang ke al-Azhar untuk belajar dan mengajarkan ilmunya, menghidupkan tradisi keilmuan Islam. Bahkan menurut Dr. Mahmud Isma`il, Guru Besar Sejarah Islam Universitas Kairo, terdapat sebuah kajian khusus tentang medis di masjid al-Azhar yang saat itu merupakan lembaga kajian medis satu-satunya di dunia.


Keadaan berubah ketika masa dinasti Ayyubiyah berkuasa di Mesir (1171-1250 M), setelah kedatangan Shalahuddin al-Ayubi ke Mesir pada tahun 567 H. Setelah berhasil menguasai Mesir, Shalahuddin al-Ayubi memberikan banyak perubahan kepada Mesir. Ia merubah mazhab akidah Negara dari Syiah Ismailiyah menjadi mazhab Islam Sunni Asy`ari, dan merubah mazhab fikih Negara menjadi mazhab Syafi`I.

Penghapusan mazhab Syi`ah pun berdampak pada lembaga al-Azhar saat itu. Shalahuddin mengambil fatwa untuk menjauhkan masyarakat Mesir saat itu dari masjid al-Azhar, demi mengikis pengaruh mazhab Syi`ah yang telah berkuasa di sana lebih dari dua ratus tahun lamanya. Ia juga meniadakan salat jum`at dan khutbah di masjid al-Azhar dan memindahkannya ke masjid al-Hakim bi Amrillah yang terletak di sebelah utara kota Kairo.

Sejak saat itu, masjid al-Azhar ditutup untuk semua kegiatan selama seratus tahun lamanya, sejak tahun 567 sampai 665 H tidak ada kegiatan apapun di masjid al-Azhar. Masjid itu pun mati suri selama seratus tahun. Dan untuk menghidupkan kembali mazhab sunni, Shalahuddin pun menghidupkan masjid-masjid besar lainnya dengan praktek ibadah dan pengajaran sesuai dengan mazhab Sunni.

Pada masa itu pun Dinasti Ayubiyah disibukkan dengan perang salib melawan pasukan salib dari Eropa. Dan selama itu juga Azhar tidak berfungsi sama sekali.

Kebuntuan ini berubah pada masa dinasti Mamalik (1250-1517 M). Adalah seorang Izzuddin Aidumur al-Hilli gubernur Kairo ketika itu yang bertempat tinggal di dekat masjid al-Azhar. Ia melihat bahwa masjid al-Azhar saat itu sama sekali tidak terawat, ia melihat masjid yang besar itu telah menjadi jalanan umum yang dilewati oleh manusia dan hewan. Ia pun kemudian memprakarsai renovasi masjid al-Azhar. Dinding-dindingnya diperbaiki, tiangnya diperkuat, atapnya diperbaiki, diberi hiasan di setiap dindingnya. Masjid pun direnovasi sedemikian rupa hingga memungkinkan agar kembali digunakan untuk keperluan ibadah dan pendidikan.

Mengembalikan praktek ibadah ke masjid al-Azhar ternyata tidaklah mudah, khususnya dalam hal salat Jum`at. Para hakim Dinasti Ayubi yang bermazhab Syafi`I memfatwakan sesuai dengan mazhab Syafi`I, yaitu tidak boleh ada dua salat Jum`at di satu kota, dan saat itu salat Jum`at telah dilaksanakan di masjid al-Hakim bi Amrillah yang jaraknya kurang dari dua tiga kilometer dari masjid al-Azhar. Izzuddin pun harus dihadapkan dengan fatwa ini untuk menghidupkan kembali salat Jum`at di al-Azhar.

Setelah berbagai perdebatan fikih yang panjang, akhirnya salat dan khutbah Jum`at pun kembali dilaksanakan di masjid al-Azrar di tangan penguasa saat itu, al-Zahir Baybars. Salat Jum`at pertama setelah penutupan itu terjadi pada tahun 665 H. Dan sejak saat itu dibuat semacam lembaga yang khusus untuk mengelola wakaf dan pendanaan untuk pembangunan dan perawatan masjid dan penghidupan kembali iklim akademis di masjid al-Azhar. Dan sejak itu juga, para penguasa pun menyediakan uang khusus untuk diwakafkan ke masjid demi berbagai macam keperluan masjid.

Dan di masa Dinasti Mamalik terjadi perluasan masjid hingga dua kali lebih luas dari pada saat dibangun oleh Dinasti Fatimiyah. Dan saat itu pun dibangun kamar-kamar untuk tempat tinggal para pelajar yang disebut dengan “Ruwaq”, dan saat itu pula dibangun beberapa menara.

Kehancuran kota Baghdad di tangan pasukan Hulagu Khan 1258 M. dan penyerahan kota Granada 1492 M. menjadikan kota Kairo sebagai salah satu pusat peradaban Muslim yang masih tersisa. Para ulama dan pelajar berpindah dari Baghdad, Andalus, dan berbagai negeri untuk mengenyam iklim ilmiah yang ada di sana.

Saat itu al-Azhar memasuki masa keemasannya. Al-Azhar memasuki masa pencerahan, pengembangan, dan perbaikan. Berbagai macam cabang ilmu dipelajari, dari ilmu-ilmu agama hingga sains dan teknologi. Saat itulah dikenal para ulama sekaliber Ibnu Khaldun dan Ibnu Hajar al-Asqalani. 
Selanjutnya »

ABOUT THIS BLOG

Media untuk berbagi dan memasyarakatkan keharmonisan dalam kehidupan berbangsa, SELAMAT MEMBACA.

© 2013 MAKARISME. Designed by Bloggertheme9
Proudly Powered by Blogger.