Nabi Ayyub

Nabi Ayyub adalah salah seorang manusia pilihan dari manusia-manusia pilihan Alloh . di dalam KitabNya, Alloh telah memujinya sebagai manusia yang mempunyai kesabaran luar biasa dalam menghadapi berbagai macam ujian yang sangat-sangat berat dan ekstrim. Iblis sangat kesal mendengar pujian-pujian Alloh untuk seorang keturunan Adam yang dia telah bersumpah untuk menyesatkannya sejak dia dikeluarkan dari Surga. Iblis tidak rela melihat anak cucu Adam menjadi orang iman yang baik,ahli ibadah yang tekun dan selalu melakukan amal sholeh sesuai dengan perintah Alloh. Iblis pun berusaha menggoyahkan keimanan Nabi Ayyub dengan berbagai macam usaha.mula-mula Iblis menghancurkan harta kekayaan Nabi Ayyub, sehingga atas seijin Alloh,Nabi Ayyub yang asalnya kaya raya menjadi bangkrut dan jatuh sangat miskin. Tetapi usaha Iblis sia-sia. Meski Nabi Ayyub jatuh miskin,dia tetap bersukur kepada Alloh dan semakin mendekatkan dirinya kepada Alloh. Iblis lalu pergi bersama sekutunya menuju tempat tinggal para putra Nabi Ayyub yaitu sebuah gedung yang besar,megah dan indah. Lalu gedung megah itu digoyang-goyang sehingga rubuh hancur berantakan dan menimpa seluruh penghuninya. Lalu Iblis mendatangi Nabi Ayyub,menyampaikan kabar berita buruk tersebut dengan menyamar sebagai teman Nabi Ayyub: “Wahai Ayyub, sudahkah kamu mendengar kabar semua putra-putramu mati tertimbun reruntuhan gedung yang ambruk terkena gempa bumi? Rupanya Alloh tidak menerima ibadahmu dan amalsholehmu serta tidak melindungi kamu dan keluargamu.terbukti putra-putramu dibiarkan tewas tertimbun gempa bumi….padahal selama ini kamu rukuk dan sujud siang malam” Nabi Ayyub menangis sambil berkata: “Allohlah yang maha memberi dan Dia pula yang mengambilnya.segala puji bagi Alloh yang maha memberi dan maha mengambil “ Lalu Iblis meninggalkan Nabi Ayyub dalam keadaan sujud.Iblis sangat kesal dan marah karena dia kembali gagal total dalam membujuk dan menghasut Nabi Ayyub. Justru Nabi Ayyub semakin mendekatkan diri ke Alloh. Kemudian Iblis bersama-sama balatentaranya menaburkan benih-benih penyakit ke tubuh Nabi Ayyub. Akibatnya,Nabi Ayyub menderita berbagai macam penyakit seperti demam,batuk dan lain nya.semakin lama tenaganya makin lemah, badannya makin kurus,wajahnya makin pucat dan muncul bintik-bintik disekujur kulitnya. Lama-lama makin gatal dan menjadi luka yang bernanah dan berbau sangat busuk. Bau busuk memenuhi ruangan dimana Nabi Ayyub terbaring lemah tak berdaya,sehingga siapapun tak tahan dekat-dekat Nabi Ayyub.ditambah dengan berita bahwa penyakit nya menular sehingga semua teman-temannya menjauhinya. Hanya Istrinya saja yang tetap setia mendampinginya. Dia merawat Nabi Ayyub dengan penuh kasih sayang dan kesabaran tanpa pernah mengeluh. Iblis terus mengawasi Nabi Ayyub. Dalam keadaan yang sangat parah itu, Nabi Ayyub tetap berdhikir dan beribadah kepada Alloh.bila Dia merasakan sakit disekujur tubuhnya,dia tidak pernah mengeluh atau mengaduh,tapi hanya nama Alloh yang selalu dia sebut.kalimat istighfar dan mohon perlindungan Alloh terus menerus menghiasi bibirnya. Melihat hal itu,Iblis semakin kesal dan marah.iblis merasa sangat putus asa Karena segala daya upaya,tipu muslihat sudah dikerjakan untuk menggoda,menghasut dan merusak keimanan Nabi Ayyub ternyata gagal total.Nabi Ayyub tetap tabah menghadapi segala ujian,musibah dan cobaan yang menimpa diri dan keluarganya. Iblis kehabisan akal.akhirnya dia meminta pendapat kepada para sekutunya,apalagi yang harus dilakukan untuk menghancurkan keimanan Nabi Ayyub. Iblis bertanya pada sekutunya: “Dimanakah kehebatan tipudaya kalian? Yang selama ini tidak pernah gagal menebarkan benih was-was dan keraguan kedalam hati manusia??” Salah satu sekutu Iblis menjawab: “Engkau telah berhasil mengeluarkan Adam dari Surga.dari arah mana engkau mendatangi Adam?” “Iya….dari istrinya….hawa…”Jawab Iblis. “Betul.datangi dia dari istrinya yang telah lelah merawatnya meski dia tetap patuh dan setia…” Jawab sekutu Iblis. “Benar .hanya itu yang belum kita coba.kali ini dengan menghasut istrinya pasti kita berhasil ! ” Iblis menjawab gembira. Akhirnya Iblis mendatangi istri Nabi Ayyub dengan menyamar sebagai teman Nabi Ayyub: “bagaimana kabar suamimu? “ “Dia terbaring lemah.sakitnya semakin parah,sudah tidak bisa apa-apa lagi” Kata-kata istri Nabi Ayyub menimbulkan harapan bagi Iblis.kali ini dia yakin pasti akan berhasil. Maka diingatkanlah istri Nabi Ayyub saat-saat masa lalu mereka hidup dengan bahagia,mesra,sehat dan kayaraya.kehidupan masalalu yang sempurna dan menyenangkan. Lalu keluarlah Iblis dari rumah Nabi Ayyub meninggalkan istri Nabi Ayyub yang duduk termenung sendiri ,mengenang masalalunya,kesejahteraan hidupnya dan kejayaan suaminya. Membandingkan dengan masa sekarang yang penuh dengan kemiskinan dan penderitaan yang luar biasa.yang berawal dari musnahnya kekayaan dan harta benda,kematian putra-putranya lalu disusul dengan penyakit suaminya yang parah itu. Istri Nabi Ayyub merasa kesepian sendirian dirumah bersama suaminya yang terbaring sakit, tidak ada teman,kerabat yang datang karena mereka takut tertular penyakit Nabi Ayyub. Istri Nabi Ayyub mendatangi suaminya seraya berkata: “Wahai suamiku ,sampai kapan engkau tersiksa oleh Tuhanmu? Dimana kekayaanmu,kesejahteraanmu,putra-putramu,sahabat-sahabatmu dan tetangga-tetanggamu?.alangkah indahnya masa lalu kita ,badan sehat,kayaraya,bersama putra_pura kita,kita selalu bahagia.mohonlah pada Tuhanmu agar kita dibebaskan dari segala penderitaan dan musibah yang berkepanjangan ini….”

Post a Comment

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Previous Post Next Post