ISLAMIC WORLDVIEW 4

Tidak ada komentar:
10 Mei 2015



Mata kuliah Islamic worldview pertemuan 3 : 17/11/2012
-          Seringkali islamicworlview dikaitkan dengan ketidak objektifan dan subjektif dalam memandang suatu masalah pada masyarakat. Pendapat seperti ini sungguh sangat keliru, karena sejatinya Islamic worlview adalah memadukan antara subjektivitas dan objektivitas. Islam objektif dalam melihat permasalahan tanpa menambah dan mengurangi (apa adanya). Islam juga subjektif dalam melihat permasalahan karena Islam memilki pedoman dalam kehidupan yaitu Al Quran dan sunnah bukan bepegang pada nilai universal, ilmiah dan kemanusiaan (pandangan barat). Islam mampu memanndang lebih bila dibanding dengan pandangan barat karena sgala nilai tidak berpedoman pada manusia, alam semseta dan ilmiah (panca indera) tetapi nilai dalam Islam didasarkan pada nilai kebenaran yang ditentukan oleh Tuhan yang menciptakan manusia, alams semesta dan panca indera yaitu Allah swt.
-          Konsep Islamisasi adalah mengembalikan esensi makna agar sesuai dengan makna yang diartikan pada pandangan Islam, contoh deIslamisasi bahasa saat ini seperti pengkaburan makna Islam, (Islam liberal, islam fundamental dll), pemisahan makna islam dengan kalimat liberal, plural dll. Misi Al Quran salah satunya adalah mengembalikan makna Islam yang telah rusak dan amalan yang salah, contohnya pada pelaksanaan haji yang dirusak kaum quraisi dimurnikan kembali dengan dituturunkannya Al Quran (dijelaskan pada surat al hajj).
-          Katolik dalam penafsiran bible, hanya paus yang berhak menafsirkan dan mempelajari serta memaknai. Protestan dalam penafsiran bible mempercayai penafsiran bible dapat ditafsiri dengan bible itu sendiri.
-          Hindu tidak rela bila Indonesia masih dijuluki dengan negara muslim terbesar, mereka yain bahwa Indonesia akan bangkit bila Indonesia sudah kembali pada ajaran hindu. Mereka berdalil pada kesuksesan masa silam hindu di Indonesia.
-          Ritual ibadah yang masih tetap dari dulu hingga sekarang hanya Islam. Semua agama selain Islam baik kitab suci dan ritual ibadahnya telah mengalami perubahan.
-          Tokoh Insklusif agama adalah Karl Rahner: Anonymous Christianity. Dia berpendapat bahwa orang yang belum Kristen  sejatinya adalah orang Kristen tapi bedanya dia belum formal dan tugas misionaris untuk memformalkan. Maka sekarang ada pendapat yang mengembangkan teori ini yaitu teori pluralism.
-          Berita adalah gambaran fakta yang disajikan oleh wartawan, jadi belum pasti 100 % seperti kenyataan, isi dari berita jug adapt dimungkinkan adanya campur tangan dari pendapat dan manipulasi wartawan.
-          Tuhan filsafat adalah tuhan yang difikirkan tapi tidak disembah dan dijadikan tuhan pada dirinya, contohnya aristoteles memikirkan tuhan tapi dia dalam hidupnya tidak pernah menyembah tuhan.
-          Kereancuan konsep agama selain Islam dapat dilihat dari penamaan tuhan dan ucapanyya..contohnya saja sampai sekarang yahudi belum menentukan nama tuhannya, Kristen masih bingung tentang tuhan yang tertingg dan kerancuan dalam menamakan tuhani sama juga dengan hindu dan budha. Berbeda sekali dengan Islam, dari zaman nabi, Rasulullah sampai sekarang umat Islam sama dalam melafadzkan nama Allah swt. Begitu juga pada ayat al quran seperti alif lammim yang tidak dapat diartikan tapi seragam dalam pengucapan.
-          Nama-nama tuhan dalam yahudi, hindu, budha bersifat misteri sampai sekarang para umatnya belum berANI BERBICARA TEntang nama tuhan.
-          Fungsi pokok konsep kenabian adalah sebagai penerang pada manusia tentang esensi dirinya dan berkenalan dan mengabdi pada tuhan (Allah swt).
-          Beberapa Orang Kristen mengklaim bahwa agamanya sudah lama menyebutkan kata Allah, dan di makkah banyak kaum nasrani masih menggunakan kata Allah, tapi esensinya pasti berbeda dengan Islam. Hal ini yang mengundang tanda Tanya sejak kapan nasrani mengucapkan Allah swt?patut ditunggu dari penelitian ust. Adian husaini J
-          Bila benar pluralism dibenarkan, maka logika sederhananyaRasulullah saw gak perlu berdakwah,cukup hidup rukun dengan kaum quraisi, nasrani dan yahudi. Nabi Ibrahim juga tidak perlu menentang ayahnya,.musa juga tidak perlu melawan firaun bila semua agama benar, pandangan hidup agama-agama benar karena semua untuk kebaikan,apakah Al quran menerangkan seperti itu?dengan tegas kita jawab tidak..karena telah jelas pembeda kita dengan orang kafir (non muslim dan orang diluar Islam) kita beda disemua bidang..bila ada nilai yang sama seperti mengajarkan kejujuran dan akhlak yang baik tapi bukan kita menyimpulkan semua sama,..karena bila kita telisik indicator jujur dalam Islam dan Kristen pastilah berbeda. Karena pandangan hidup kita (Islam) berbeda dengan pandangan hidup barat. Apalagi akidah jelas tidak ada kompromi.
-          Kenapa barat maju dalam sains dan teknologi?bukan dari kepandaian barat, melainkan hanya kesempatan dan fasilitas mereka lebih lengkap dan baik, para ahlinya kebanyakan tidak dari orang barat melainkan dari orang islam, china jepang palestina dll.
-          Mengapa hermenetika tidak diperbolehkan dalam mentafsirkan al quran?karena Al Quran bukan kalimat teks biasa tapi teks dari Allah swt, yang penafsirannya harus disandarkan pada Rasulullah saw,..baik dari bahasa dan maknanya. Maka bila hermenitka diperbolehkan maka kaidah ilmu tafsir akan dikacaukan karena hermenetika tidak percaya pada teks Al quran karena sejarah hermenetika yaitu menafikkan penafsiran teks, dan hanya pada konstektualitas. Dan ini produk dari barat (Kristen menafsirkan bible dengan hermenetika). Hermenetika juga tetap tidak bisa dijadikan dalam menafsirkan ayat-ayat kauniyah.
-          Permasalahan terbesar pada manusia bukan pada manusia tidak percaya pada tuhan, tapi pembangkangan dan ketidakpatuhan manusia pada tuhannya. Filsafat ilmu pada Islam adalah berfikir mendasar dengan petunjuk wahyu Allah swt. Berbeda sekali dengan filsafat ilmu barat yang menghilangkan wahyu sehingga filsafat manusia bebas tanpa terkontrol dan kerancuan ilmu timbul sampai sekarang.
Ayat pluralis : Al baqoroh:62 dan Al maidah ayat 69 jadi harus dikritisi.

Related posts

0 komentar:

ABOUT THIS BLOG

Media untuk berbagi dan memasyarakatkan keharmonisan dalam kehidupan berbangsa, SELAMAT MEMBACA.

© 2013 DUNIA LAIN. Designed by Bloggertheme9
Proudly Powered by Blogger.